Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Agustus 2009

Bahaya Program Anti Virus

Sejak pertama ditemukan virus telah mengalami perkembangan teknologi yang cukup besar, demikian juga program Antivirus yang ada. Sayangnya perkembangan Antivirus biasanya hanya mengejar perkembangan virus dan bukan berusaha mendahuluinya. Antivirus yang ketinggalan (teknologinya) justru dapat mengundang bahaya bagi pemakai.

Ketika virus-virus berhasil dideteksi keberadaannya, virus-virus yang baru selalu bermunculan dengan teknologi yang lebih canggih yang membuat antivirus menjadi tak berdaya . Antivirus yang lama misalnya, selalu dapat di-’tipu’ dengan teknologi stealth, dengan demikian ketika antivirus ini berusaha mendeteksi file-file yang lain, virus yang stealth tadi justru menyebarkan dirinya ke setiap file yang diperiksa.

Di berbagai majalah tentunya Anda sering melihat adanya program-program antivirus ” satuan ” (spesifik) yang tujuannya untuk mendeteksi satu jenis virus. Biasanya para pembuat antivirus tidak memberitahukan cara-cara yang benar untuk menggunakan program antivirus ini, padahal antivirus spesifik memiliki risiko yang besar jika tidak digunakan secara benar.

Antivirus spesifik hanya mampu mendeteksi satu jenis virus (dan mungkin beberapa variannya) dan biasanya mampu melumpuhkan virus di memori. Jika Anda menemukan suatu virus dan Anda yakin nama virusnya Anda bisa menggunakan Antivirus semacam ini, namun jika Anda tidak tahu, sebaiknya jangan coba-coba. Jika ternyata virus yang aktif adalah virus lain, yang tentunya tidak terdeteksi oleh antivirus ini, maka antivirus tersebut justru dapat menyebarkan virus yang ada ke seluruh file program yang diperiksanya.

Bahaya yang lebih menakutkan adalah jika antivirus salah mendeteksi suatu virus dan salah membersihkannya sehingga file program yang Anda coba untuk perbaiki justru menjadi rusak. Kejadian ini pernah terjadi misalnya pada kasus virus DenHard, virus ini benar-benar mirip dengan die hard, namun virus ini menggunakan teknik yang berbeda untuk mengembalikan header file yang asli, beberapa antivirus yang berusaha membersihkannya justru merusakkan file program tempat virus itu berada. Selain terjadi pada kasus virus DenHard, kasus inipun pernah (dan mungkin masih akan terus) terjadi pada beberapa virus. Salah satu alasan para pembuat virus membuat virus yang mirip adalah supaya virus tersebut sulit dibersihkan, karena para pembuat antivirus tidak suka jika virusnya dapat dengan mudah dibersihkan oleh user.

SUMBER BAHAYA PROGRAM ANTIVIRUS

Program Antivirus bisa berbahaya karena sebab-sebab berikut:

  • Beberapa program antivirus hanya menggunakan teknik sederhana yang bisa dengan mudah di-tipu oleh pembuat virus Misalnya program antivirus hanya memeriksa beberapa byte di awal virus, pembuat virus bisa saja membuat virus versi lain yang sama di bagian awal tetapi berbeda di bagian-bagian yang penting, misalnya di rutin enkripsi/dekripsi header file asli. Ini akan membuat program antivirus menjadi perusak file bukan penyelamat file. Beberapa antivirus juga dapat di tipu dengan mengubah-ubah file signature antivirus. File signature merupakan file yang berisi ID dari setiap virus yang dikenal oleh antivirus, jika ID tersebut di ubah maka antivirus tidak akan mengenalnya. Antivirus yang baik seharusnya dapat memeriksa jika file signature-nya berubah.
  • Program Antivirus tidak membuat backup file yang dibersihkan. Sering program antivirus (terutama yang spesifik) tidak menyediakan sarana untuk membuat backup file yang dibersihkan, padahal ini sangat penting andaikata proses pembersihan gagal.
  • Program Antivirus tidak melakukan self check. Self check itu perlu, program antivirus dapat saja diubah oleh orang lain sebelum sampai ke tangan pengguna. Program-program antivirus komersial biasanya melakukan self check untuk memastikan dirinya tidak diubah oleh siapapun, namun ada juga yang tidak dan ini berbahaya. Pada program-program antivirus lokal, yang sering disertakan pada beberapa artikel komputer, biasanya menyertakan source code-nya, sebaiknya Anda mengcompile sendiri source tersebut jika Anda ragu pada keaslian file exe-nya.
  • Program Antivirus residen bisa di matikan dengan mudah Antivirus residen yang baik seharusnya tidak bisa dideteksi dan di uninstall dengan mudah. Contoh antivirus residen yang kurang baik adalah VSAFE (ada di paket DOS). VSAFE bisa dideteksi dan dimatikan dengan menggunakan interrupt (coba Anda pelajari/debug program vsafe yang ada di DOS agar Anda mengerti). Pemakai akan mendapatkan rasa aman yang palsu dengan menggunakan antivirus semacam ini. Tidak ada rasa aman justru lebih baik dari rasa aman yang palsu.
  • Program antivirus tidak memberi peringatan kadaluarsa. Seiring dengan berjalannya waktu, virus-virus yang bermunculan semakin banyak dan tekniknya semakin canggih. Program antivirus yang baik sebaiknya memberi peringatan jika Antivirus yang digunakan sudah terlalu out of date. Ini penting supaya kejadian antivirus yang menyebarkan virus tidak terulang.

INILAH YANG PERLU ANDA LAKUKAN SEBAGAI PENGGUNA

Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus

  1. Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.
  2. Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).
  3. Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.
  4. Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus
  5. Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.
  6. Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.

Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut

Jika Anda menjalankan komputer pribadi

  1. Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)
  2. Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi
  3. Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi
  4. Jika program dapat berjalan lancar, cobakan sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.

Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.

SEBAGAI PROGRAMMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN

Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut

  1. Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)
  2. Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.
  3. Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).
  4. Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak
  5. Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).
  6. Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus
  7. Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS
  8. Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.
  9. Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan bekas di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.
  10. Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.

Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain.
Simpulan dan penutup

Kiranya setelah membaca artikel di atas, para pemakai dan programmer antivirus dapat mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai antivirus komputer. Sebagai pemakai antivirus, Anda harus lebih hati-hati, dan dengan rajin mengupdate antivirus Anda. Hal ini sangat perlu dilakukan, terutama bagi Anda yang terhubung ke Internet, sudah banyak virus yang menyebarkan dirinya lewat e-mail, dan dengan memanfaatkan beberapa bug dari perangkat email client Anda beberapa virus dapat menyebar tanpa Anda sadari (saat artikel ini dibuat, ada laporan dari sumber yang terpercaya bahwa ada bug di outlook yang memungkinkan attachment di eksekusi tanpa diketahui user).

Bagi para programmer antivirus, kiranya Anda tergerak untuk mempelajari lagi lebih banyak mengenai teknik-teknik virus, dan teknik-teknik untuk membasminya. Saat ini penulis virus di Indonesia belum terlalu banyak, tapi nanti ketika muncul berbagai virus dengan teknologi tinggi buatan bangsa sendiri, tentunya kita harus bisa membasminya (dengan baik dan benar tentunya), tidakkah kita akan malu, jika harus menggantungkan diri pada antivirus buatan luar negeri?.

Artikel ini bukanlah artikel yang lengkap mengenai pembuatan program antivirus yang baik, juga bukan tutorial yang lengkap mengenai penggunaan antivirus dengan baik dan benar, melainkan hanya sebuah artikel singkat agar para pemakai dan programmer lebih mewaspadai virus dengan lebih memperhatikan aspek antivirusnya. (klik-kanan.com)


Selanjutnya...

Upload CMS (joomla) Ke Hosting (untuk pemula)

Sebelum saya mengUpload file CMS yang saya gunakan terlebih dahulu saya menginstall
CMS tersebut didalam komputer yang saya gunakan. Hal ini dimaksud agar saya bisa dengan
leluasa mengedit file-file CMS tersebut.
Untuk selanjutnya silahkan download ebooknya di: http://www.4shared.com/file/.../instalasi_CMS.html

Sumber: amikail.blogspot.com


Selanjutnya...

Sabtu, 29 Agustus 2009

MEMBUAT SERVER BERBASIS CentOS 4 [Bag. 2]

Gampang-gampang susah membuat dan mengurus server. Gampangnya, untuk yang suka dengan linux, software telah disediakan secara Free. Alias tak berbayar. Tinggal kita belajar sedikit, oprek sana oprek sini, GO!. Selesai sudah. Tinggal What Next ? apa selanjutnya? Gimana nih ngurusnya? Ini nih…yang saya sebut rada-rada pedih...:(
Ketika anda telah selesai nginstall server, yang perlu dicek lagi oleh anda adalah koneksinya. Kira-kira ada trouble ga dengan koneksinya. Yang harus anda perhatikan ketika menginstall tadi, kira-kira sudah benar apa tidak mengisi Gatway-nya, IP Address-nya, atau DNS server dari ISP anda. Jika ini benar, dapat dipastikan bahwa sekarang server anda sudah konek ke internet. Caranya :

[root@sidukun ~]# ping 202.134.2.5
PING 202.134.2.5 (202.134.2.5) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 202.134.2.5: icmp_seq=1 ttl=251 time=12.1 ms
64 bytes from 202.134.2.5: icmp_seq=2 ttl=251 time=11.5 ms
64 bytes from 202.134.2.5: icmp_seq=3 ttl=251 time=13.5 ms
64 bytes from 202.134.2.5: icmp_seq=4 ttl=251 time=10.5 ms
64 bytes from 202.134.2.5: icmp_seq=5 ttl=251 time=5.84 ms
64 bytes from 202.134.2.5: icmp_seq=6 ttl=251 time=11.9 ms

--- 202.134.2.5 ping statistics ---
6 packets transmitted, 6 received, 0% packet loss, time 4999ms
rtt min/avg/max/mdev = 5.846/10.919/13.521/2.437 ms
[root@sidukun ~]#

Jika anda melakukan ping ke DNS Server ISP anda(saya kebetulan pakai TELKOM) dan keluar jawaban ping-nya seperti diatas, berarti server anda sudah tersambung ke internet.

Kemudian anda coba untuk browsing ke yahoo.com atau google.com atau mana saja yang anda anggap perlu. Ini hanya sekedar testing saja. Bisa pake linux? Bisa dong!, pakai “lynx” (tanpa tanda kutip), tapi bedanya ini berbasis text saja. Caranya:

[root@sidukun ~]# lynx yahoo.com

Dalam prosesnya, akan anda temui pertanyaan2. Jawab saja Y. Anda akan bertemu dengan website Yahoo.com yang berbasis text. Memang kelihatan rada-rada aneh. Jangan takut, kalau browsing berbasis text ya kayak begitu hasilnya. Lucu ya?. Untuk mengakhirnya tekan q atau tekan [Ctrl + c], maka posisi kembali seperti semula. Jika ternyata perintah “lynx” belum ada, maka mudah saja, anda tinggal pakai perintah yum install lynx –y.

[root@sidukun ~]# yum install lynx –y

Tunggu sampai proses selesai. Berikutnya perintah lynx sudah terinstall di server anda.

Eit!, anda jangan keasyikan lihat-lihat web berbasis text. Harus kembali kepada tujuan semula. Yaitu membangun server. Nah! Langkah berikutnya adalah periksa kembali Apache-nya, MySQL-nya, PHP-nya dan beberapa atribut server lainnya yang perlu. Caranya:

[root@sidukun ~]# yum install httpd –y
Tunggu sampai selesai
[root@sidukun ~]# yum install mysql –y
Tunggu sampai selesai
[root@sidukun ~]# yum install php –y
Tunggu sampai selesai
[root@sidukun ~]# yum install php-mysql –y
Ini juga tunggu sampai selesai

Jika semua proses diatas selesai, yang harus anda lakukan adalah mengaktifkan apache dan mysql-nya. Caranya:

[root@sidukun ~]# service httpd start
Tunggu sampai selesai
[root@sidukun ~]# service mysqld start
Tunggu sampai selesai

Jika anda belum yakin apakah keduanya sudah aktif, anda bisa periksa dengan cara:

[root@sidukun ~]# service httpd status
[root@sidukun ~]# service mysqld status

Atau dengan cara :

[root@sidukun ~]# ps axf | grep httpd
[root@sidukun ~]# ps axf | grep mysqld

Agar setiap restart server keduanya langsung diaktifkan, anda perlu mencantumkan perintah di /etc/rc.local. caranya :
[root@sidukun ~]# echo ‘/etc/rc.d/init.d/httpd start’ >> /etc/rc.local
[root@sidukun ~]# echo ‘/etc/rc.d/init.d/mysqld start’ >> /etc/rc.local

Jika ini anda lakukan, maka setiap anda restart, secara otomatis httpd (apache) dan mysqld (MySQL) akan diaktifkan. Berikutnya anda tinggal menyiapkan script untuk membuat website atau blog di server baru anda ini. Ok! Sampai di sini jika tidak ada masalah lagi, maka server anda siap mengudara, berikut dengan website anda. Tinggal bagaimana kita akan menjaga website dan server kita ini?. Salah satunya kita install Firewall dengan software IPTables. Untuk artikel ini akan disambung di lain waktu. Insya Allah. Salam.

Sumber: blog.sulthonie.web.id


Selanjutnya...

MEMBUAT SERVER BERBASIS CentOS 4 [Bagian 1]

Bagi teman-teman yang senang ngutak-ngatik server, atau yang senang dengan OS yg berbasiskan linux. Saya punya pengalaman tersendiri dalam menyiapkan sebuah server, dalam waktu yang tidak sampai satu rokok jie sam su habis, server ini sudah kelar digunakan.

Tentu saja supaya server ini berguna hingga bisa mengudara, anda harus punya jaringan internet sekaligus dengan IP Public (Static) yang disediakan oleh ISP anda. Paling tidak anda harus sudah menyediakan dua IP address. IP local dan IP Public.

IP local untuk memudahkan anda masuk melalui jaringan local dan lebih cepat, hampir tanpa kendala. Sedang kalau menggunakan IP Public pun sebetulnya juga tidak masalah. Kelebihannya, kalau dengan IP Public anda bisa mengaksess server anda dari manasaja dan di manasaja anda berada. Kekurangannya, IP Public itu bukan milik kita murni. Jadi jika pada kondisi tertentu (katakanlah diblokir oleh ISP anda karena satu dan lain hal), maka anda tidak bisa masuk lagi melalui IP ini.

Kita mulai saja:

Pertama, anda harus menyediakan software CentOS Server ini dengan cara download. TIdak terlalu besar sih ukurannya, sekitar 600 Mb, tepatnya 580Mb. Yah… 1 CD saja:

Anda bisa memilih cara download dan jenis filenya; ada dua:

1. Jika anda menggunakan OS windows anda bisa langsung download ke alamat ini :

http://vault.centos.org/4.4/isos/i386/CentOS-4.4.ServerCD-i386.iso

2. Jika sudah selesai downloadnya, anda tinggal memburning pake nero atau ashampo atau software burning lainnya kesukaan anda. Sediakan satu blank cd untuk diburning di media ini.

3. Jika sudah selesai, maka anda telah memiliki satu master cd CentOS Server versi 4.

Kedua, sediakan satu mesin computer yang akan dijadikan server oleh anda. Semakin besar spesifikasinya semakin baik. Kalaupun pakai Pentium III pun sebetulnya sudah bisa dengan kapasitas Hardisk 30 G dan RAM minimal 512 kb atau 1024 kb. Ini adalah ukuran minimalis untuk server web yang tidak terlalu besar muatannya. Tapi jika anda mempunyai spesifikasi server yang handal (seperti XEON dari HP mutakhir, misalnya) itu sangat dianjurkan.

Jangan lupa untuk menyiapkan dua LAN Card. Kalau CPU anda menyediakan LAN onboard. Berarti anda cukup menyediakan satu LAN Card saja. Kita asusmsikan masing-masin LAN Card ini, dengan nama: eth0 untuk IP local. Misalkan 192.168.50.7. Sedangkan LAN Card lainnya kita namakan: eth1 misalkan 222.156.134.170. Gambarnya sbb:

1. LAN Card OnBoard, dengan nama : eth0 IP: 192.168.50.7

2. LAN Card External, dengan nama : eth1 IP:222.156.134.170

Kita mulai install. Pertama masukkan CD CentOS Server anda ke Driver. Kemudian anda restart computer anda. Ketika tampilan pertama muncul. Ada dua pilihan untk memulai menginstall ini: Pertama berbasiskan GUI, artinya anda menginstall dengan full tampilan yang familiar, tinggal klik saja. Kedua berbasiskan text. Dari model kedua ini anda hampir sepenuhnya menggunakan text, tapi masih juga dibantu dengan grafis-grafis ringan untuk interaksi dengan anda.

Saya sarankan, untuk install pertama, sebaiknya jangan menggunakan Firewall bawaan dari CentOS. Lebh baik Firewall jangan diaktifkan. Firewall bisa kita sediakan sendiri setelah installasi selesai. Dan akan kita bahas pada artikel sendiri.

Pada saat option muncul sebelum installasi. Ada beberapa hal prinsip yang harus anda perhatikan:

1. Ketika option untuk mengatur partisi, anda tinggal pilih remove all partition. Dan biarkan linux untuk auto configurasi. Sebab dengan sendirinya linux akan secara otomatis mengatur partisinya dengan baik. Perlu diketahui, partisi di linux dengan di windows sangat berbeda. Anda tidak perlu pusing-pusing mikirkan ini. Tinggal ok dan next. Terkecuali ketika ada option tentang firewall, untuk sementara klik pakai spasi di checklist DISABLE-nya ( option ini hampir sama, antara yg berbasis text dengan GUI). Anda tinggal perhatikan secara seksama.
2. Ketika ada option untuk costumasi server, pilih ini. Jangan lupa untuk mencheklist, antara lain:

* DNS server, jika anda akan membuat server dns sekalian pada server ini. Karena didalamnya disiapkan software Bind (named) untuk manajemen domain. Jika tidak. Maka tidak perlu dichecklist. Untuk menyaipkan manajemen domain, akan dibuat artikel tersendiri.
* MYSQL Server, anda harus pilih ini jika anda hendak menggunakan MYSQL sebagai basis data di server anda. Atau pilih juga POSTGRESQL jika anda termasuk pecinta POSTGRE. Kalau saya masih setia pada MySQL. Jadi PostgreSql tidak saya checklist.
* Web Server, harus dipilih sebab didalamnya terdapat httpd dari apache yang akan menggerakkan server anda untuk bisa menampilkan halaman web.>
* Anda pun bisa menchecklist Mail Server, jika anda hendak mengembangkan server anda untuk mail server juga. ( Ini disarankan bagi yang servernya cukup handal dan belum ada mesin server lain untuk dijadikan mail server). Untuk bab membuat mail server, akan ada artikel tersendiri.
* Ketika masuk pada opsi manajemen IP. Jangan dichecklist DHCP-nya. Sebagaimana yg kita tentukan sebelumnya, untuk Card yang inisialnya eth0 anda isi dengan no IP 192.168.50.7 netmask 255.255.255.240 atau disesuaikan dengan netmask dari ISP anda. Demikian juga eth1 dengan no IP 222.156.134.170 netmask 255.255.255.240 atau disesuaikan dengan netmask dari ISP anda. Kemudian isi nama server anda dengan nama favorit anda sendiri. Defaultya localhost.localdomain anda bisa mengganti dengan sidukun.domain.com atau apa saja kesukaan anda. Berikutnya, jangan lupa untuk mengisi Gateway. Masukkan no Gateway, Primary Server, Secondary Server yang diberikan oleh ISP anda. Misalnya:

Gateway: 222.245.250.200
Primary Server : 202.13.2.5
Secondary Server : 202.134.0.155

* Perhatikan baik-baik, apa-apa yang perlu untuk di server anda nanti. Atau langsung saja pada langkah instalasi. Anda tidak perlu khawatir urusan dengan software yang tidak terinstall. Hal ini akan bisa dilakukan ketika server telah selesai diinstall, dengan menggunakan perintah YUM INSTALL.
* GO! Install. Anda tinggal minum kopi sambil mengisap ji sam su ( bagi yg suka rokok) menunggu sampai selesai install. Linux akan dengan pintarnya mengolah file-filenya di server anda.


Pada tahap ini, jika tidak ada aral melintang, berarti anda sukses installasi server anda. Horeeee.....!
Jika masih penasaran, anda bisa kontak saya unt sharing. Cukup tinggalkan pesan di komentar di bawah ini, biar sharing kita lebih manssstaaab (mantab - maksudnya...hehehe)...........(Bersambung....)

Sumber: blog.sulthonie.web.id


Selanjutnya...

Kamis, 13 Agustus 2009

Menghapus 'Cinta' Dari Komputer

Virus 'Folder Cinta' diketahui telah beredar di Indonesia. Simak beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meniadakan program jahat ini dari komputer.
Langkah-langkah berikut adalah langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan virus 'Folder Cinta' secara manual. Seperti disampaikan oleh Adi Saputra, analis antivirus dari Vaksincom, melalui email yang dikutip detikINET, Rabu (29/7/2009):

1. Disconnect/putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

2. Disable/matikan 'System Restore' selama proses pembersihan virus.

3. Gunakan 'Task Manager' untuk mematikan proses virus yang aktif.
Kemungkinan besar dengan nama 'csrsc.exe'). Untuk membuka task manager, dapat dilakukan dengan menekan secara bersama Ctr+Alt+Del, atau dengan klik kanan pada taskbar windows. Selanjutnya matikan proses virus dengan klik [End Process] pada proses csrsc.exe.

4. Hapus file utama dari virus Autorun.QBP, yang terdapat pada C:\WINDOWS\system32, dengan nama csrsc.exe yang berukuran 793 kb dan Autorun.inf yang berukuran 1 kb.Gunakan search/find, untuk mencari file virus duplikat yang lain, terutama pada media sharing atau USB Flash/removable drive, file virus berukuran 793 kb, berextension exe & ber type application serta file khq di seluruh drive. Jangan lupa untuk menampilkan attribute 'Show hidden file...' dan menghilangkan attribute 'Hide protected operating...' pada Folder Options.

5. Hapus string registry yang sudah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command,,, """%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\ Classes \comfile\shell\open\command,,, """%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\ Classes \exefile\shell\open\command,,, """%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\ Classes \scrfile\shell\open\command,,, """%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\ Classes \piffile\shell\open\command,,, """%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\ Classes \regfile\shell\open\command,,, "regedit.exe "%1"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell, 0,
Explorer.exe
[del]
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run

Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama 'repair.inf'. Gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih [install].

6. Untuk pembersihan secara optimal terhadap virus Autorun.QBP, gunakan Norman Malware Cleaner yang dapat mendeteksi dan membasmi virus ini dengan baik.

Sumber: http://www.detikinet.com


Selanjutnya...

7 Langkah Mengusir Virus 'Mbah Surip'

Virus VBS/Cryf.A. atau yang lebih terkenal dengan sebutan virus 'Mbah Surip' memang cukup merepotkan. Mulai dari disusupi album porno, CD/DVD Rom komputer korban juga dibuat selalu terbuka.

Bagaimana cara untuk mengusir virus yang populer dengan lagu 'Tak Gendong' itu? Berikut 7 kiat singkatnya yang diramu vaksincom:

1. Matikan proses virus yang sedang aktif di memori. Untuk mematikan proses virus ini silahkan gunakan tools pengganti task manager seperti Currproses, kemudian matikan proses yang mempunyai product name 'Microsoft (r) Windows Script Hosta' dengan cara:

  • Pilih [blok] proses yang mempunyai product name 'Microsoft (r) Windows Script Hosta'
  • Klik kanan pada proses yang sudah di blok
  • Pilih [Kill Selected Processes]

2. Blok agar file virus tidak dapat dijalankan untuk sementara selama proses pembersihan dengan menggunakan fitur 'Software Restriction Policiesa', fitur ini hanya ada di Windows XP/2003/Vista/2008. Untuk blok file tesebut lakukan langkah berikut:
  • Klik menu [Start]
  • Klik [Run]
  • Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
  • Pada layar [Local Security Policy], klik [Software restriction policies]
  • Klik kanan pada [software restriction policies] dan pilih [Create new policies]
  • Kemudian klik kanan di [Additional Rule], dan pilih [New Hash Rule].
  • Di Kolom [File Hash], klik tombol [Browse] dan pilih file yang akan diblok. Pada kolom [File information] akan terisi informasi dari file tersebut secara otomatis.
  • Pada Security Level pilih [Disallowed]
  • Pada kolom 'descriptiona' isi deskripsi dari nama file tersebut (bebas),
3. Fix Registry dengan menjalankan file [FixRegistry.exe], silahkan download di alamat berikut http://www.4shared.com/file/117095567/3ea8e8ce/_4__FixRegistry.html

4. Hapus file induk virus yang telah dibuat. File induk virus ini akan disembunyikan. Jika file induk tersebut tidak dapat ditampilkan silahkan gunakan tools penggganti Windows Explorer seperti 'Explorer XP'. Silahkan download di alamat berikut:
http://www.explorerxp.com/explorerxpsetup.exe

Setelah software tersebut di install, cari dan hapus file berikut: svchost.vbs, desktop.ini, drvconfg.drv. SHELL32.dll, %Drive%:\Album BOKEP\Naughty America dan C:\windows.

5. Tampilkan file [TaskMgr.exe/Regedt32.exe/Regedit.exe/CMD.exe/Logoff.exe] yang disembunyikan oleh virus, caranya:
  • Start]
  • Klik [Run]
  • Ketik CMD kemudian klik tombol [OK]
  • Pada layar 'Dos Prompt' pindahkan posisi kursor ke drive yang akan di periksa
  • Ketik perintah ATTRIB regedit.exe kemudian klik tombol
  • Kemudian ketik perintah saya yang membedakan hanya nama file yang akan ditampilkan yakni Taskmgr.exe, cmd.exe dan Logoff.exe

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan install dan scan dengan antivirus yang up-to-date.

7. Jika komputer sudah benar-benar bersih dari virus, hapus rule blok file [WSCript.exe] yang telah dibuat pada langkah nomor 2, caranya:
  • Klik menu [Start]
  • Klik [Run]
  • Pada dialog box [Run], ketik SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
  • Pada layar [Local Security Policy], klik 2x [Software restriction policies]
  • Klik [Additional Rule]
  • Hapus Rule yang pernah Anda buat sebelumnya
Sumber: http://www.detikinet.com


Selanjutnya...

12 Praktek Keamanan Terbaik Bagi Pengguna PC

Ancaman cyber saat ini makin ganas dan berbahaya karena dimotivasi oleh keuntungan finansial. Pengguna internet bisa menerapkan langkah-langkah berikut untuk menjamin keamanannya saat berinternet.

  1. Lakukan investasi dengan membeli solusi keamanan internet yang menggabungkan antivirus, firewall, deteksi penyusupan dan manajemen kelemahan untuk mendapatkan perlindungan maksimum dari malware dan ancaman lainnya.
  2. Pastikan bahwa patch keamanan yang paling baru telah terpasang dan diterapkan segera untuk semua aplikasi yang memiliki kelemahan.
  3. Pastikan bahwa password yang digunakan adalah campuran huruf dan angka, dan sering-seringlah mengubahnya. Password tak seharusnya mengandung kata-kata dari kamus.
  4. Jangan pernah membuka, melihat atau menjalankan attachment email kecuali memang attachment itu sudah diketahui tujuannya dan dikirimkan sepengetahuan penerima.
  5. Update definisi virus secara rutin. Dengan memiliki definisi virus yang terbaru, Anda bisa melindungi komputer dari virus terbaru yang sedang menyebar.
  6. Cek secara rutin apakah sistem operasi yang digunakan memiliki kelemahan. Ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan Symantec Security Check yang bisa diakses lewat http://www.symantec.com/securitycheck.
  7. Gunakan solusi anti phishing. Dan, jangan pernah memberitahukan informasi rahasia, pribadi atau finansial, kecuali jika bisa dipastikan bahwa permintaan informasi itu benar-benar resmi.
  8. Terlibatlah dengan melacak dan melaporkan upaya serangan. Dengan layanan tracking dari Symantec Security Check, pengguna bisa segera mengidentifikasi lokasi serangan potensial dan meneruskan informasi itu ke ISP penyerang atau pihak berwajib.
  9. Waspadalah karena ancaman keamanan bisa secara otomatis terpasang pada komputer yang menggunakan program berbagi file, download gratisan dan software versi freeware atau shareware tertentu.
  10. Hindarilah mengklik tautan atau attachment pada email atau pesan instan, hal-hal ini mungkin membuka komputer pada risiko yang tidak perlu.
  11. Baca end-user license agreements (EULA) secara hati-hati dan pastikan semua persyaratannya dipahami sebelum menyetujuinya. Beberapa risiko keamanan tertentu bisa dipasang saat pengguna menyetujui EULA atau akibat pengguna menyetujuinya.
  12. Waspadai piranti lunak yang menampilkan iklan pada tampilannya. Banyak program spyware yang melacak bagaimana pengguna merespons iklan semacam ini, kehadiran program semacam ini adalah tanda bahaya. Iklan yang muncul bisa jadi adalah spyware.
Sumber: http://www.detikinet.com/


Selanjutnya...

Senin, 16 Maret 2009

Super Hidden File


Suatu saat anda ngajak pacar anda kerumah bwat ngebantuin ngerjain tugas makalah sekolah yang bertumpuk, waktu terus berlangsung, karena bosen pacar anda klik – klik folder di computer anda buat mencari lagu – lagu favorit, dann… tanpa sengaja pacar anda nemuin koleksi foto – foto mesra anda dengan pacar anda yang lain. Dueeerrr… serasa disambar petir ketika pacar anda marah – marah, waduuuh mana dia pacar yang sangat dicintai, baik, kaya huaaaahhh.

Eit.. tapi gak usah khawatir, ada cara buat nyembunyiin file yang ampuh lo.. ngga cuma hidden biasa, tapi ini super hidden sampai – sampai file yang udah kita super hidden ngga bisa dihapus. “Oiya cerita tadi Cuma ilustrasi loo” cerita yang lainnya gimana kalo misalkan anda nyimpen foto – foto dewasa trus kebuka sama anak anda, wah bisa celaka tujuh turunan itu.

Mudah ko caranya:
Pertama – tama klik “START” kemudian Klik “RUN” setelah itu anda ketik “CMD”!, sekarang anda udah masuk dos nya Microsoft Windows yaitu cmd.exe , setelah itu cari partisi tempat anda nyimpan file tersebut, misalkan di partisi “D” ketik “D:” kalo di partisi “E” ketik “E:” begitu juga seterusnya. Misalkan anda menyimpan file di partisi “E” dan di folder yang namanya “Foto”, setelah ketik “E:” selanjutnya anda tinggal mengetik command:

attrib +h +s E:\Foto\* /d /s

contoh:



Lalu tekan “ENTER”! jreng… folder anda langsung hilang. Untuk memunculkannya lagi anda tinggal masuk ke menu windows explorer klik “tools” kemudian “folder options” kemudian klik menu “view” gulung roll anda kebawah sedikit, cari list “Show hidden files and folders” klik list tersebut kemudian cari kembali list “hide protected operating system files (Recommended)” list tersebut jangan di silang. Nah selesai sudah semuanya.

contoh:



kalo mau di super hidden kembali, anda tinggal menyilang "Do not show hidden files and folder" dan list “hide protected operating system files (Recommended)”.

Buat ngerubah file tadi agar tidak super hidden anda tinggal ngerubah command tadi menjadi min(-).

command: attrib +h +s E:\Foto\* /d /s

menjadi

attrib -h -s E:\Foto\* /d /s

Gampangkan...!, Mudah – mudahan ini bisa bermanfaat ya..!


Selanjutnya...

Berita IT Terkini

Berita Terkini

Banner

  © SumberIf Template by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP